"Bangkit Bersama, Melayani dengan Hati”
Kabupaten Tapanuli Tengah termasuk salah satu daerah rawan dengan potensi bencana, meliputi tsunami, gempa bumi, banjir dan banjir bandang, serta tanah longsor.
Pada tanggal 25 November 2025 yang lalu, Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakkan dan merusak infrastruktur
berbagai sektor termasuk pendidikan, perkantoran, permukiman masyarakat, rumah ibadah, hingga lahan pertanian dan perkebunan.
Bencana alam ini menimbulkan kerugian besar Untuk mendukung percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan aktivitas sosial dan kemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat. Para pimpinan OPD, ASN, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat bergotong royong melakukan penanganan darurat, membantu evakuasi warga, menyalurkan bantuan, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Selain itu, percepatan penanggulangan bencana alam di Tapanuli Tengah dilakukan dengan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah.
Bencana ini menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah harus selalu dirasakan oleh masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan. Setiap aparatur pemerintah dituntut untuk bekerja dengan tanggung jawab, kecepatan, dan kepedulian.
Seiring berjalannya waktu, proses pemulihan terus dilakukan. Pemerintah daerah memperbaiki infrastruktur yang terdampak, menyalurkan bantuan kepada masyarakat, serta menyusun langkah-langkah penanganan jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.
Di balik semua upaya tersebut, terdapat komitmen kuat dari seluruh aparatur pemerintah untuk menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Para pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bekerja secara profesional, serta mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni:
✓ Berorientasi pelayanan,
✓ Akuntabel dalam setiap tugas,
✓ Kompeten dalam menjalankan tanggung jawab,
✓ Harmonis dalam bekerja bersama,
✓ Loyal kepada bangsa dan negara,
✓ Adaptif terhadap perubahan,
✓ Kolaboratif dalam membangun daerah.
Dengan semangat itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya hadir di tengah masyarakat, bekerja bersama, dan memastikan setiap pelayanan diberikan dengan penuh tanggung jawab.
Bupati Tapanuli Tengah mengharapkan seluruh ASN merubah pola kerja lama menjadi pola kerja baru, menyiapkan dan menerapkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, yaitu :
➢ Lambat menjadi Reponsif
➢ Manual menjadi Digital
✓ Tidak Jelas/Rutinitas Menjadi Berbasis Kinerja
➢ Asal Jadi Menjadi Terukur.
Karena bagi ASN, pengabdian bukan hanya tentang tugas, tetapi tentang kehadiran nyata untuk masyarakat.
Bersama kita bangkit, bersama kita membangun Tapanuli Tengah yang lebih kuat.
#TaptengBangkit
#DiskominfoTapteng